Mendirikan Perseroan Terbatas (PT) adalah langkah penting bagi siapa pun yang ingin menjalankan bisnis secara legal dan profesional di Indonesia. Banyak pelaku usaha, terutama startup dan UMKM yang sedang naik kelas, mulai beralih dari usaha perorangan ke bentuk PT untuk meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas bisnis.
Daftar Isi

Namun, tak sedikit yang masih bingung dengan cara mendirikan PT, terutama setelah adanya perubahan regulasi melalui Online Single Submission (OSS) dan Undang-Undang Cipta Kerja.
Jadi, bagaimana cara mendirikan PT yang benar di tahun 2025?
Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah, dengan bahasa ringan dan penjelasan yang mudah dipahami.
Mengapa Harus Mendirikan PT?
Sebelum masuk ke teknis pendirian, penting untuk memahami dulu mengapa PT menjadi bentuk badan usaha paling disarankan di Indonesia.
Beberapa keunggulannya antara lain:
- Status hukum jelas: PT adalah badan hukum yang diakui negara, sehingga lebih aman secara legal.
- Meningkatkan kepercayaan bisnis: Klien, investor, dan lembaga keuangan lebih percaya bekerja sama dengan perusahaan berbentuk PT.
- Akses pendanaan lebih mudah: PT bisa menarik investasi atau mengajukan pinjaman dengan nama perusahaan.
- Pemilik tidak menanggung kerugian pribadi: Tanggung jawab pemegang saham terbatas pada modal yang disetor.
- Memudahkan ekspansi: Dengan struktur yang legal dan profesional, PT lebih siap untuk tumbuh dan bekerja sama dengan mitra besar.
Jenis PT di Indonesia yang Perlu Anda Ketahui
Sesuai regulasi terbaru, terdapat dua jenis utama PT di Indonesia:
1. PT Perorangan
- Diperkenalkan sejak UU Cipta Kerja 2020.
- Cocok untuk UMKM dengan modal kecil dan hanya satu pemilik.
- Proses pendirian mudah dan biaya relatif terjangkau.
- Tidak wajib memiliki akta notaris.
2. PT Biasa (Multi Pemegang Saham)
- Diperlukan minimal dua pendiri/pemegang saham.
- Cocok untuk bisnis menengah hingga besar.
- Membutuhkan akta pendirian dari notaris dan pengesahan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Syarat Mendirikan PT di Indonesia (Update 2025)
Untuk mendirikan PT, berikut dokumen dan syarat yang perlu disiapkan:
- Nama perusahaan
- Minimal 3 kata.
- Tidak boleh mirip dengan nama PT lain.
- Tidak boleh menggunakan kata yang bertentangan dengan hukum atau kesusilaan.
- Data pendiri dan pengurus
- Minimal 1 orang untuk PT perorangan atau 2 orang untuk PT biasa (direktur & komisaris).
- Fotokopi KTP, NPWP, dan alamat lengkap.
- Alamat domisili perusahaan
- Bisa menggunakan virtual office (terutama untuk wilayah perkantoran seperti Jakarta).
- Modal dasar dan modal disetor
- Tidak ada batas minimum untuk PT Perorangan.
- Untuk PT biasa, modal dasar dan disetor ditentukan oleh kesepakatan pendiri.
- Bidang usaha (KBLI)
- Pastikan memilih kode KBLI yang sesuai dengan kegiatan bisnis Anda.
Langkah-langkah Cara Mendirikan PT di Indonesia (Tahun 2025)
Berikut tahapan lengkap yang berlaku sesuai regulasi terbaru:
1. Tentukan Nama dan Jenis PT
Pilih nama unik yang belum digunakan oleh perusahaan lain. Anda bisa mengeceknya melalui sistem AHU Online (ahu.go.id).
Lalu tentukan jenis PT (Perorangan atau Biasa) sesuai struktur dan kebutuhan bisnis Anda.
2. Buat Akta Pendirian di Notaris (Untuk PT Biasa)
Notaris akan menyusun akta pendirian PT yang memuat:
- Nama dan alamat perusahaan
- Tujuan dan kegiatan usaha
- Struktur pemegang saham dan pembagian modal
- Nama direktur dan komisaris
Akta ini kemudian disahkan oleh Kemenkumham untuk mendapatkan status badan hukum.
3. Daftar ke Sistem OSS (Online Single Submission)
Setelah akta keluar, tahap berikutnya adalah mendaftarkan perusahaan melalui OSS (oss.go.id) untuk mendapatkan:
- NIB (Nomor Induk Berusaha)
- Izin usaha dan operasional (jika dibutuhkan sesuai KBLI)
OSS ini merupakan sistem resmi pemerintah untuk penerbitan izin usaha secara terpusat dan online.
4. Urus NPWP Perusahaan
NPWP digunakan untuk keperluan pajak dan transaksi bisnis.
Anda dapat mengurusnya di Kantor Pajak setempat atau melalui sistem e-Registration DJP Online.
5. Buat Rekening Bank atas Nama PT
Langkah ini diperlukan agar keuangan bisnis lebih profesional dan transparan.
Beberapa bank biasanya meminta dokumen berikut:
- Akta pendirian & SK Kemenkumham
- NPWP perusahaan
- NIB & izin usaha dari OSS
- KTP direktur utama
6. Pembuatan Cap Perusahaan dan Administrasi Tambahan
Meski terlihat sepele, cap perusahaan masih sering digunakan dalam dokumen legal, kontrak, dan administrasi perkantoran.
Anda juga bisa menambahkan:
- Kop surat resmi
- Kartu nama perusahaan
- Profil perusahaan (Company Profile)
Estimasi Waktu dan Biaya Pendirian PT
| Jenis PT | Estimasi Waktu | Estimasi Biaya (2025) | Catatan |
|---|---|---|---|
| PT Perorangan | 1–3 hari kerja | Rp1.500.000 | Dapat dilakukan online via OSS |
| PT Biasa | 7–14 hari kerja | Rp6.500.000 | Termasuk notaris dan legalisasi Kemenkumham |
💡 Tips: Gunakan jasa konsultan legal berpengalaman agar prosesnya cepat, sesuai regulasi, dan tidak perlu bolak-balik dokumen.
Kesalahan Umum Saat Mendirikan PT (dan Cara Menghindarinya)
- Nama perusahaan ditolak karena mirip dengan PT lain.
→ Solusi: Gunakan pencarian nama di AHU Online sebelum mengajukan. - Salah pilih KBLI (kode bidang usaha).
→ Solusi: Pastikan KBLI sesuai dengan jenis kegiatan bisnis agar tidak terkendala saat izin operasional. - Alamat domisili tidak sesuai zonasi.
→ Solusi: Gunakan virtual office di wilayah perkantoran jika alamat usaha Anda di area perumahan. - Dokumen tidak lengkap saat daftar OSS.
→ Solusi: Pastikan semua data (akta, NPWP, KTP, email, dan nomor HP aktif) sudah siap.
Kesimpulan
Mendirikan PT di tahun 2025 jauh lebih mudah dibanding beberapa tahun lalu, berkat digitalisasi sistem perizinan pemerintah melalui OSS.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa memiliki perusahaan legal, profesional, dan siap berkembang tanpa harus bingung urusan administrasi.
Ingat, PT bukan hanya status hukum, tapi juga strategi bisnis untuk membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata klien dan investor.


